Keterangan foto: motivasi perlu disiplin yang konsisten dalam mencapai tujuan (gambar : canva)
Penulis: Fajar Mulia Ramadhan
S2MI -Motivasi memang sering dianggap sebagai faktor utama yang mendorong mahasiswa untuk bergerak. Namun kenyataannya, motivasi bersifat naik-turun dan tidak selalu hadir ketika dibutuhkan.
Berbeda dengan motivasi, self-discipline atau disiplin diri adalah kemampuan untuk tetap bertindak meskipun tidak sedang bersemangat. Disiplin membuat mahasiswa tetap konsisten dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Motivasi biasanya muncul dari perasaan atau situasi tertentu yang bersifat sementara. Ketika semangat itu hilang, produktivitas mahasiswa ikut menurun. Disiplin diri justru bekerja tanpa bergantung pada suasana hati.
Dengan disiplin, mahasiswa dapat mempertahankan kebiasaan baik dalam jangka panjang. Dalam dunia perkuliahan, tugas dan deadline tidak menunggu datangnya motivasi. Karena itu, mahasiswa membutuhkan disiplin agar tetap bisa menyelesaikan pekerjaan tepat waktu.
Self-discipline membantu mahasiswa mengatur waktu dengan lebih efektif. Dua jam belajar setiap hari akan menghasilkan manfaat besar jika dilakukan secara konsisten.
Selain itu, disiplin diri membuat mahasiswa mampu melawan rasa malas yang sering muncul tanpa alasan yang jelas. Rasa malas tidak akan menjadi hambatan besar ketika kebiasaan sudah terbentuk.
Mahasiswa yang mengandalkan motivasi cenderung hanya belajar ketika merasa ingin. Sebaliknya, mahasiswa yang disiplin tetap belajar meski situasinya kurang nyaman. Self-discipline juga membangun kemampuan manajemen diri yang berguna untuk kehidupan setelah kuliah. Kebiasaan bekerja teratur akan membantu mereka menghadapi tantangan dunia kerja.
Pada akhirnya, kombinasi motivasi dan disiplin memang ideal, tetapi disiplinlah yang memastikan tujuan tetap tercapai. Dengan disiplin, mahasiswa dapat berkembang secara konsisten dan tidak mudah menyerah.
Disiplin diri mengajarkan mahasiswa untuk memulai langkah kecil yang terus berulang. Langkah kecil inilah yang akan menghasilkan perubahan besar seiring waktu.
Sementara motivasi hanya mendorong di awal, disiplin membantu mereka menyelesaikan perjalanan hingga akhir. Karena itu, self-discipline menjadi fondasi utama dalam keberhasilan akademik.***
Editor : Rommy Mochamad Ramdhani