Mahasiswa dan Informasi Akademik: Antara Memahami dan Menyikapi
Keterangan Gambar: Kemudahan mahasiswa memperoleh informasi akademik melalui perangkat teknologi, mahasiswa dituntut kritis dalam menyikapi sumber informasi agar tidak terjebak dalam berita hoaks. (sumber gambar: canva)
Penulis: Alfiana Zamelia
S2MI - Tidak jarang mahasiswa mengalami kendala dalam mengelola informasi akademik di lingkungan Perguruan Tinggi. Masalah tersebut menyebabkan banyak siswa yang belum memahami prosedur administrasi secara mendalam.
Pertandingan siswa menampung informasi secara instan tanpa melakukan verifikasi lebih lanjut. Akibatnya, kesalahan dalam menyikapi informasi menimbulkan hambatan dalam kelancaran proses studi mereka.
Pengisian rencana studi, persyaratan beasiswa, hingga prosedur kelulusan sering menjadi sumber kebingungan. Hal ini menandakan ketersediaan informasi tidak selalu menjadikan pemahaman yang tepat.
Minimnya ketelitian dalam membaca informasi resmi dari pihak universitas menyebabkan mahasiswa melewatkan peluang bahkan mengalami ketertinggalan.
Kondisi tersebut memicu penyebaran informasi yang tidak akurat di lingkungan kampus sehingga merusak komunikasi yang sehat.
Langkah strategi dalam menyikapi informasi dimulai dengan membiasakan kedisiplinan dalam menerima dan menyerap informasi.
Mahasiswa wajib memastikan kebenaran berita melalui akun resmi universitas sebelum membagikannya kepada rekan lain.
Kemandirian dalam memahami informasi menjadi tanggung jawab setiap siswa untuk meminimalkan kerugian.
Penggunaan teknologi informasi harus diimbangi dengan kemampuan membaca yang baik agar setiap informasi dapat diterima dan dipahami secara sempurna.
Apabila siswa dapat menyikapi informasi dengan tepat, maka proses perkuliahan akan berjalan dengan efektif. Kesadaran akan pentingnya literasi akan mendukung siswa dalam menggapai keberhasilan studi.***
Editor: Rommy Mochamad Ramdhani