Webinar ASEF Young Leaders Summit Bahas Transformasi Masyarakat dan Dunia Kerja di Era Society 5.0

Sumber gambar : https://asef.org/
Penulis : Rommy Mochamad Ramdhani
Pada 19 Agustus 2025, ASEF Young Leaders Summit (ASEFYLS6) menggelar webinar ketiga bertema "Society 5.0 : People & Work". Sesi ini menandai puncak dari fase Knowledge Building yang bertujuan mempersiapkan pemuda Asia-Eropa menghadapi masa depan digital yang inklusif.
Ratusan mahasiswa dan profesional muda diajak dalam webinar tersebut untuk menata ulang konsep kepemimpinan guna menyambut Society 5.0, yaitu sebuah bentuk masyarakat pintar yang memadukan ranah fisik dan digital melalui pemanfaatan teknologi canggih, termasuk Internet of Things (IoT), Kecerdasan Artifisial (AI), dan Big Data.
Pembicara utama, Ms. Tamira Snell, seorang Futurist dari Copenhagen Institute for Futures Studies, membahas bagaimana Society 5.0 akan mengubah lanskap dunia kerja dan kualitas hidup. Diskusi mencakup dampaknya terhadap kesejahteraan, keseimbangan kerja dengan hidup, serta perubahan budaya kerja dan perilaku konsumen.
Ms. Snell menekankan bahwa transformasi menuju Society 5.0 bukan hanya tentang adopsi teknologi, tetapi juga tentang bagaimana inovasi ini dapat digunakan untuk menciptakan nilai dan layanan baru yang berkelanjutan, mengatasi beragam permasalahan sosial, mencontoh kesuksesan yang sudah diwujudkan di Jepang.
Jepang menjadi pelopor Society 5.0 dengan memanfaatkan Big Data dan keahlian manufakturnya (monozukuri) untuk mengatasi masalah penuaan populasi dan lingkungan. Contohnya dalam sektor kesehatan, dimana koneksi data medis dan perawatan jarak jauh menjadi solusi.
Sesi ini juga menghadirkan Ms. Subhashini Chandran, seorang panelis dengan 25 tahun pengalaman dalam mendorong pertumbuhan inklusif, khususnya untuk UMKM dan pengusaha perempuan. Kehadirannya menyoroti pentingnya pendekatan yang inklusif dan berkelanjutan dalam transisi ini.
Para peserta diajak untuk menyadari bahwa disrupsi pekerjaan adalah keniscayaan. Banyak pekerjaan lama akan hilang, namun di sisi lain, peluang dan jenis pekerjaan baru akan bermunculan, menuntut literasi digital dan keterampilan belajar serta berinovasi yang tinggi.
Webinar ini berperan sebagai platform penting bagi calon pemimpin muda untuk mengembangkan wawasan tentang kepemimpinan yang etis dan visioner, yang mampu mengintegrasikan kemajuan teknologi dengan kemajuan sosial secara seimbang.
Secara keseluruhan, rangkaian webinar ASEFYLS6 fase Knowledge Building, yang berlangsung dari 5 hingga 19 Agustus 2025, berhasil membekali para pemuda dengan nilai-nilai dan pengetahuan untuk navigasi tantangan di era Society 5.0.
Melalui dialog ini, para peserta tidak hanya menjadi penerima manfaat dari transformasi digital, tetapi juga didorong untuk menjadi aktor utama dalam membentuk masa depan yang inklusif dan berpusat pada manusia.***
Editor : Rommy Mochamad Ramdhani