Tips Menghindari Hoaks yang Selalu Relevan Sepanjang Waktu bagi Mahasiswa
Keterangan gambar : Kita perlu cek informasi untuk menghindari hoaks.
Penulis : Gita Aprilia Maharani
S2MI - Sebagai mahasiswa yang setiap hari berhadapan dengan berbagai informasi, kemampuan untuk membedakan berita yang benar dan yang menyesatkan jadi semakin penting. Arus informasi yang bergerak cepat sering membuat kita tidak sadar ikut menyebarkan kabar yang ternyata hoaks.
Hoaks bukan hanya membingungkan, tetapi juga bisa membawa dampak buruk bagi diri sendiri maupun lingkungan kampus. Karena itu, penting bagi mahasiswa untuk membiasakan diri berpikir kritis sebelum menerima atau membagikan informasi apa pun.
Langkah sederhana yang bisa dilakukan adalah memeriksa sumber beritanya terlebih dahulu. Pastikan informasi berasal dari media resmi, akun lembaga yang terpercaya, atau situs yang memang kredibel.
Selain sumber, tanggal publikasi juga wajib diperhatikan. Banyak berita lama kembali viral karena dibagikan tanpa melihat kapan artikel tersebut dibuat.
Mahasiswa juga perlu waspada dengan judul yang terlalu bombastis. Judul seperti ini biasanya dibuat untuk menarik klik dan sering kali tidak sepenuhnya menggambarkan isi berita sebenarnya.
Jadi, baca isi berita sampai selesai sebelum membagikannya. Banyak salah paham muncul karena orang hanya membaca judul tanpa mengetahui konteks lengkapnya.
Kalau masih ragu, manfaatkan layanan cek fakta yang kini mudah ditemukan. Ada banyak platform yang secara khusus memverifikasi informasi yang sedang ramai dibicarakan.
Diskusikan dengan teman, keluarga, atau dosen ketika menemukan informasi yang meragukan. Masukan dari orang lain sering membantu kita menilai apakah suatu berita masuk akal atau tidak.
Selain itu, biasakan untuk tidak langsung menyebarkan informasi saat sedang emosional. Banyak hoaks sengaja dibuat untuk memancing reaksi kuat agar orang buru-buru membagikannya.
Pada akhirnya, membangun kebiasaan digital yang bertanggung jawab adalah hal penting bagi mahasiswa. Dengan menjadi pengguna internet yang bijak, kita ikut berkontribusi menciptakan lingkungan informasi yang sehat.
Dengan menerapkan langkah-langkah tersebut, mahasiswa dapat lebih mudah menghindari hoaks yang terus bermunculan dari waktu ke waktu.
Sikap teliti dan kritis akan menjadi bekal penting menghadapi derasnya informasi di era digital saat ini.***
Editor : Rommy Mochamad Ramdhani