Peran Tata Boga dalam Pembentukan Kompetensi Mahasiswa di Dunia Kuliner
Keterangan foto: Mahasiswa Tata Boga sedang melakukan praktik memasak di dapur untuk melatih keterampilan dan kompetensi kuliner (sumber foto : canva)
Penulis: Fidelya Febri Edrea
S2MI - Program studi Tata Boga memberikan landasan penting bagi mahasiswa untuk memahami dunia kuliner secara menyeluruh.
Pembelajaran ini menjadi langkah awal bagi mereka yang ingin terjun ke industri makanan.
Mahasiswa tidak hanya mempelajari teknik memasak, tetapi juga mengenal karakteristik bahan pangan dengan lebih dalam. Pemahaman tersebut membantu mereka menghasilkan hidangan yang tepat secara rasa dan kualitas.
Setiap sesi praktik memberikan pengalaman nyata mengenai cara bekerja di dapur profesional. Kegiatan ini melatih ketelitian dan ketepatan dalam setiap proses pengolahan makanan.
Kerja sama tim menjadi bagian penting dalam pembelajaran Tata Boga. Mahasiswa dilatih untuk berkomunikasi dengan baik agar pekerjaan di dapur berjalan lancar.
Pembelajaran juga menekankan pentingnya manajemen waktu saat memasak. Mahasiswa belajar menyelesaikan tugas dalam batas waktu tertentu seperti kondisi dapur restoran.
Aspek kebersihan dan sanitasi selalu ditekankan dalam setiap kegiatan. Pengetahuan ini sangat penting untuk menjamin keamanan pangan yang dihasilkan.
Mahasiswa juga diperkenalkan dengan perhitungan biaya dan penyusunan menu. Keterampilan ini menjadi bekal untuk bekerja di industri ataupun membuka usaha sendiri.
Setiap hasil praktik biasanya dievaluasi oleh dosen agar mahasiswa mengetahui bagian yang perlu diperbaiki. Evaluasi ini membantu mereka berkembang dan meningkatkan kualitas kerja.
Untuk mendukung kreativitas, mahasiswa diberi kesempatan mencoba resep baru dan mengubah tampilan hidangan. Kemampuan berkreasi menjadi keunggulan yang sangat dibutuhkan di dunia kuliner.
Melalui rangkaian pembelajaran tersebut, program Tata Boga berperan besar dalam membentuk kompetensi mahasiswa agar siap bekerja. Pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional menjadi modal utama ketika memasuki dunia kuliner.***
Editor : Rommy Mochamad Ramdhani