Keterangan foto : strategi personal growth (Sumber : Canva)
Penulis : Abigail Avrilia Putri Supriyono
S2MI - Pernah merasa kuliah itu hanya urusan tugas, kelas, dan nilai? Sebenarnya, masa kuliah juga kesempatan terbaik untuk membangun diri dan menyiapkan karier masa depan.
Banyak mahasiswa baru sadar soal pengembangan diri setelah lulus, padahal memulainya sejak sekarang memberi keuntungan besar.
Personal growth bukan sesuatu yang rumit, tetapi proses belajar mengenal diri dan meningkatkan kemampuan dari waktu ke waktu.
Dunia kerja saat ini bergerak cepat dan penuh persaingan, setuju kan? Karena itu, punya ijazah saja tidak cukup. Kita butuh kualitas diri yang membedakan dari kandidat lain.
Dengan fokus ke pengembangan diri, mahasiswa jadi lebih siap menghadapi perubahan, tekanan, dan tantangan. Rasa percaya diri pun tumbuh karena kita tahu kemampuan serta arah yang sedang kita kejar.
Salah satu kunci personal growth adalah peningkatan soft skills seperti komunikasi, leadership, teamwork, dan problem solving. Soft skills ini bisa dilatih melalui organisasi kampus, relawan, panitia event, atau kerja kelompok.
Selain itu, mahasiswa juga perlu menanamkan mindset belajar seumur hidup. Dunia bergerak terus, jadi kita pun perlu terus upgrade kemampuan agar tidak tertinggal.
Refleksi diri juga penting, karena tidak semua pertumbuhan berbentuk sertifikat atau prestasi. Mengenali kelebihan, kekurangan, dan tujuan hidup membantu kita menentukan arah karier dengan lebih jelas.
Personal growth punya hubungan erat dengan career success, bukan hanya sekadar teori. Semakin berkembang diri kita, semakin mudah kita masuk, bertahan, dan unggul di dunia kerja.
Mahasiswa yang berinvestasi pada diri sendiri sejak sekarang biasanya lebih siap menghadapi seleksi kerja seperti interview, tes kompetensi, atau wawancara HR. Mereka juga cenderung lebih fleksibel saat menjalani magang atau pekerjaan pertama.
Untuk memulai, coba langkah sederhana seperti ikut kursus online, cari mentor, gabung komunitas, atau perbanyak networking. Hal paling penting bukan seberapa besar langkahnya, tapi seberapa konsisten kita menjalankannya.
Menetapkan tujuan pengembangan diri juga membantu kita tetap fokus. Tanpa tujuan, kita belajar banyak hal tapi tidak tahu arah yang sebenarnya ingin dicapai.
Masa kuliah adalah waktu emas untuk membangun fondasi karier sebelum benar-benar masuk dunia profesional. Karena belum terlalu sibuk dengan tanggung jawab kerja, ini saat terbaik untuk memperkuat diri.
Pada akhirnya, personal growth bukan perjalanan singkat, tapi proses seumur hidup. Karier sukses datang sebagai hasil dari kebiasaan untuk terus belajar, berkembang, dan memperbaiki diri.
Editor : Rommy Mochamad Ramdhani