Hal-Hal Sederhana Mencegah Burnout saat Kuliah
Keterangan Foto: Burnout adalah salah satu faktor gejala penyakit mental (sumber foto : canva)
Penulis: Lathifah Aisyah Rahmi
S2MI- Burnout adalah kondisi kelelahan fisik dan mental yang sering dialami mahasiswa. Tekanan akademik dan tuntutan sosial bisa menjadi pemicu utama.
Salah satu cara sederhana untuk mencegah burnout adalah menjaga pola tidur. Tidur cukup membantu otak tetap segar dan siap menerima materi kuliah.
Selain tidur, olahraga ringan juga sangat bermanfaat. Jalan kaki atau bersepeda singkat dapat meningkatkan energi dan mengurangi stres. Mengatur jadwal belajar dengan baik adalah langkah penting.
Membagi waktu antara kuliah, tugas, dan istirahat membuat hidup lebih seimbang. Makan makanan bergizi juga berperan besar dalam menjaga kesehatan mental. Nutrisi yang baik membantu tubuh lebih tahan terhadap tekanan.
Meluangkan waktu untuk hobi bisa menjadi pelepas penat. Aktivitas menyenangkan seperti membaca atau bermain musik memberi energi baru. Berinteraksi dengan teman juga membantu mengurangi rasa lelah.
Dukungan sosial membuat mahasiswa merasa tidak sendirian menghadapi tantangan. Menghindari multitasking berlebihan adalah strategi lain yang efektif.
Fokus pada satu tugas membuat pekerjaan lebih cepat selesai tanpa stres berlebih. Menyediakan waktu untuk beristirahat sejenak di antara aktivitas kuliah sangat bermanfaat. Istirahat singkat dapat memulihkan energi dan semangat.
Mendengarkan musik yang menenangkan bisa menjadi terapi sederhana. Musik membantu mengurangi ketegangan dan meningkatkan mood positif.
Dengan menerapkan hal-hal sederhana ini, mahasiswa dapat lebih tahan menghadapi tekanan kuliah. Burnout pun bisa dicegah sebelum benar-benar terjadi.***
Editor : Rommy Mochamad Ramdhani