5 Kebiasaan pagi yang dapat mengubah hidup Mahasiswa
Keterangan Foto : Mahasiswa sedang memulai pagi dengan membuka laptop dan menyiapkan aktivitas harian pagi yang produktif dan tenang ditemani secangkir kopi (Sumber Foto : Unsplash).
Penulis : Roselle Mustarino Marrethy
S2MI - Pagi sering kali menentukan bagaimana sisa hari akan berjalan. Kalau dimulai dengan baik, mood dan energi biasanya ikut mengikuti sampai malam.
Kebiasaan paling sederhana adalah bangun sedikit lebih awal dari biasanya. Tambahan waktu ini membuat mahasiswa tidak merasa dikejar-kejar saat bersiap kuliah.
Begitu bangun, merapikan kasur adalah langkah kecil yang efeknya terasa nyata. Ruangan terasa lebih lega dan pikiran ikut lebih tenang.
Segelas air putih di pagi hari sering dianggap sepele, padahal manfaatnya besar. Tubuh yang terhidrasi sejak awal membuat konsentrasi lebih stabil saat belajar.
Melakukan gerakan ringan seperti peregangan membantu badan “bangun” lebih cepat. Otot terasa lebih lemas dan energi mulai mengalir pelan-pelan.
Beberapa mahasiswa suka menulis catatan singkat tentang apa yang ingin mereka capai hari itu. Cara ini membantu menghindari perasaan bingung tentang apa yang harus dilakukan lebih dulu.
Ada juga yang memulai pagi dengan membaca satu atau dua halaman buku favorit. Rasanya seperti memanaskan otak dengan cara yang menyenangkan sebelum masuk ke materi kuliah.
Pengecekan jadwal kuliah atau list tugas membantu memastikan semuanya terkendali. Dengan begitu, mahasiswa bisa menghindari kesalahan kecil seperti lupa mengumpulkan tugas.
Menata meja belajar sebelum berangkat bisa membuat malam hari lebih nyaman. Ketika pulang, mahasiswa tinggal duduk dan langsung mulai belajar tanpa harus beberes lagi.
Beberapa orang memilih menghindari ponsel selama 15 menit pertama setelah bangun. Tanpa gangguan notifikasi, pagi terasa jauh lebih ringan.
Ingat pula bahwa dengan menyiapkan perlengkapan kuliah seperti charger, buku, atau kartu identitas bisa mengurangi drama pagi hari. Kebiasaan ini membuat mahasiswa lebih siap menghadapi jadwal padat.
Banyak yang suka mendengarkan musik pelan untuk menyetel suasana hati. Alunan musik membantu pikiran perlahan masuk ke mode produktif.
Sebelum keluar kamar, memberikan afirmasi positif pada diri sendiri bisa memberi dorongan halus. Meski sederhana, kalimat kecil itu sering menjadi penyemangat sebelum memulai aktivitas panjang. ***
Editor : Rommy Mochamad Ramdhani