Sambut Mahasiswa Baru, Sekolah Pascasarjana UNESA Bangun Ekosistem Akademik Berbasis Inovasi
Keterangan Foto : Wakil Direktur Bidang I Sekolah Pascasarjana Dr. Warju, S.Pd., S.T., M.T. menyampaikan materi mengenai persiapan perkuliahan semester gasal 2026/2027.
Penulis : Muhammad Rijal Setiawan
S2MI - Menjadi mahasiswa baru di jenjang magister tentunya memiliki perbedaan dengan jenjang sebelumnya. Sekolah Pascasarjana menggelar orientasi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat persiapan yang diperlukan mahasiswa dalam lingkungan akademik.
Orientasi yang dilakukan tidak terbatas pada lingkup akademik. Namun, menilik lebih jauh pengembangan akademik, penelitian, inovasi, kerja sama, dan berbagai peluang yang dapat diperoleh mahasiswa selama bergabung dalam Sekolah Pascasarjana.
Sekolah Pascasarjana UNESA terdapat lima program studi, yakni S3 Pendidikan Vokasi, S2 Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, S3 Penelitian dan Evaluasi Pendidikan, S2 Manajemen Inovasi, dan S2 Pengembangan Sumber Daya Manusia.
Kegiatan berlangsung di Gedung Q1 Terpadu Psikologi Olahraga Lantai 7, Kampus UNESA 2. Bapak Dr. Warju, S.Pd., S.T., M.T. selaku Wakil Direktur Bidang I Sekolah Pascasarjana, menyampaikan materi mengenai persiapan perkuliahan semester gasal 2026/2027.
Materi orientasi memperkenalkan fasilitas pendukung dalam pembelajaran mahasiswa. Mahasiswa diarahkan untuk memanfaatkan dengan baik berbagai fasilitas yang ada, yakni LMS SINDIG, ruang baca, perpustakaan, jurnal elektronik, e-book, resipositori, hingga layanan perpustakaan digital sebagai bagian dari proses akademik.
Fasilitas yang disampaikan menunjukkan pada jenjang magister pembelajar tidak cukup hanya mengandalkan materi yang diberikan dosen. Mahasiswa dimotivasi untuk aktif dalam mencari sumber, membaca penelitian, dan mengembangkan kemampuan akademik, terlebih Sekolah Pascasarjana memberikan fasilitas yang memadai.
Semangat tersebut sejalan dengan SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas). Pendidikan tidak terbatas pada akses belajar, melainkan pada lingkungan pendidikan yang mampu mendorong mahasiswa untuk terus berkembang dan mengeluarkan potensi yang dimiliki.
Sekolah Pascasarjana UNESA secara berkala memberikan berbagai workshop yang dapat menambah kapasitas mahasiswa untuk berkembang, workshop yang dilakukan, yakni Workshop Drafting Paten Penyusunan Deskripsi Paten dan Workshop pendaftaran HKI Paten dan Hak Cipta Sekolah Pascasarjana.
Sejalan dengan pengembangan akademik Sekolah Pascasarjana yang mengarahkan pada penguatan karya ilmiah dan karya terapan. Materi yang disampaikan menunjukan perhatian pada publikasi ilmiah, paten, hak cipta, merek, dan berbagai karya terapan lainnya.
Mahasiswa terkhusus Manajemen Inovasi sangat relevan dengan hal tersebut, inovasi tidak berhenti pada munculnya sebuah ide namun dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas melalui berbagai karya yang dihasilkan.
Hubungan Sekolah Pascasarjana dengan pihak eksternal terlihat dari kerja sama dengan dunia di luar kampus. Terdapat berbagai kerja sama yang dilakukan dengan instansi, lembaga, dunia usaha, maupun kegiatan akademik di tingkat internasional.
Kerja sama yang dilakukan memberikan gambaran bahwa sebagai mahasiswa proses akademik jauh lebih luas. Menunjukan bahwa kegiatan akademik dapat diperoleh dalam berbagai kesempatan.
Pada akhirnya kegiatan orientasi yang berlangsung bukan sebatas seremonial saja, lebih dari itu orientasi menjadi ruang untuk mengenal lebih dekat dimana lingkungan belajar, mengali berbagai potensi, sekaligus menyusun kerangka dalam menjalani Sekolah Pascasarjana.
Menilik perjalanan jenjang magister yang tidaklah mudah, namun dengan lingkungan akademik yang telah disampaikan menunjukan potensi besar bagi mahasiswa pascasarjana untuk terus bertumbuh dan mengeluarkan potensi terbaiknya.
Pengenalan yang dilakukan memberikan sudut pandang baru bahwa Sekolah Pascasarjana tempat untuk belajar, berkolaborasi, menghasilkan karya, dan menghadirkan inovasi yang bermanfaat. ***
Editor : Rommy Mochamad Ramdhani