S2 Manajemen Inovasi Unesa Perkuat Sinergi Pembangunan Berkelanjutan Bersama Pemerintah Kota Mojokerto
Penulis: Rommy Mochamad Ramdhani
Keterangan foto : Koorprodi S2 Manajemen Inovasi Sekolah Pascasarjana UNESA, Dr. Ulil Hartono, S.E. M.Si berfoto bersama Wakil Wali Kota Mojokerto Dr. Rachman Sidharta Arisandi, S.IP., M.Si. saat silaturahim strategis pada 12 Agustus 2026.
S2MI - Koordinator Program Studi S2 Manajemen Inovasi Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Surabaya, Dr. Ulil Hartono, S.E, M.Si melaksanakan silaturahim kelembagaan bersama Wakil Wali Kota Mojokerto Dr. Rachman Sidharta Arisandi, S.IP., M.Si. pada 12 Agustus 2026. Pertemuan hangat tersebut memfokuskan pembahasan pada pemanfaatan tata kelola baru guna memajukan kesejahteraan masyarakat daerah secara berkelanjutan.
Program Sekolah Pascasarjana UNESA terus berkomitmen menghadirkan terobosan akademik yang berdampak nyata bagi sektor publik. Kolaborasi lintas sektor dianggap sebagai kunci utama dalam menyelesaikan berbagai tantangan pembangunan perkotaan modern yang kompleks.
Kota Mojokerto menyimpan potensi besar dalam pemanfaatan teknologi tepat guna serta efisiensi tata kelola pemerintahan. Sektor usaha mikro serta kreativitas warga lokal memerlukan pendampingan ilmiah agar mampu bersaing secara global.
Penguatan jaringan akademisi dan pimpinan daerah ini sejalan dengan agenda Sustainable Development Goals (SDG) nomor 17 mengenai Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Sinergi multi-pihak dipandang mampu mempercepat transformasi tata kelola pemerintahan yang responsif dan inklusif.
Isu pembangunan ekonomi lokal juga menjadi perhatian utama dalam pembahasan kerja sama strategis ini. Gagasan tersebut mendukung pencapaian SDG nomor 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Praktisi akademik mendorong agar riset terapan dapat diaplikasikan langsung untuk memperkuat daya saing pelaku usaha daerah.
Inovasi pada sektor publik terbukti efektif meningkatkan efisiensi pelayanan administrasi kepada masyarakat luas. Penerapan kepemimpinan transformatif berbasis digital dalam pemerintahan daerah mempercepat kualitas pelayanan publik serta mendorong terciptanya ekosistem daerah yang adaptif.
Upaya ini selaras dengan prinsip SDG nomor 9 mengenai Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. Universitas memiliki tanggung jawab moral untuk mengalirkan hasil penelitian ilmiah menuju kebijakan praktis di tingkat daerah.
Pertumbuhan wilayah urban yang ramah lingkungan membutuhkan perencanaan matang berbasis data riset terintegrasi. Hal ini beririsan langsung dengan sasaran SDG nomor 11 tentang Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan. Pendekatan akademis membantu pemerintah daerah merancang kebijakan perkotaan yang tangguh serta inklusif bagi seluruh lapisan warga.
Pertemuan penting ini menghasilkan sejumlah kesepakatan awal terkait program pengabdian masyarakat serta riset kolaboratif. Implementasi konkrit dari dialog ini diharapkan dapat segera terealisasi demi kemajuan Kota Mojokerto dan peningkatan mutu pendidikan jenjang magister.
Editor: Rommy Mochamad Ramdhani