Penguatan Mutu Akademik, Koorprodi S2 Manajemen Inovasi UNESA Jadi Narasumber Workshop Penyusunan RPS di ITB Widya Gama Lumajang
Keterangan Foto : Dr. Ulil Hartono, S.E., M.Si. saat menyampaikan pemaparan materi strategi penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) di Auditorium Semeru, ITB Widya Gama Lumajang.
Penulis : Lathivia Yusy Ababiil
S2MI – Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Surabaya (UNESA) terus mendukung penguatan mutu pendidikan perguruan tinggi melalui kontribusi kepakaran akademis. Koordinator Program Studi S2 Manajemen Inovasi (S2MI), Dr. Ulil Hartono, S.E., M.Si., dipercaya menjadi narasumber utama dalam Workshop Penyusunan dan Pengembangan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) di Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Widya Gama Lumajang.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas perencanaan proses pembelajaran dan penguatan mutu akademik di ITB Widya Gama Lumajang. Workshop dilaksanakan pada Selasa, 8 September 2026, bertempat di Auditorium Semeru, ITB Widya Gama Lumajang.
Acara diawali dengan persiapan panitia, pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta sambutan dari Rektor ITB Widya Gama Lumajang, Dr. Khoirul Ifa, S.E., M.S.E. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh Abdur Rouf, S.E., M.Kom., serta Rapat Dosen Persiapan Perkuliahan Semester Ganjil TA 2026/2027 yang dipimpin oleh Fetri Setyo Liyundira, S.E., M.
Pada sesi utama yang berlangsung pukul 09.10 hingga 15.00 WIB, Dr. Ulil Hartono, S.E., M.Si. menyampaikan pemaparan mengenai strategi penyusunan dan pengembangan RPS. Materi yang disampaikan menekankan penyusunan RPS secara sistematis, berbasis capaian pembelajaran, serta selaras dengan perkembangan kurikulum perguruan tinggi.
Kegiatan ini diikuti secara aktif oleh jajaran dosen pengampu dari berbagai jenjang dan program studi di ITB Widya Gama Lumajang. Para peserta mendapatkan pendampingan dalam menyusun dan mengembangkan RPS sesuai dengan karakteristik mata kuliah serta kebutuhan pembelajaran.
Pada jenjang Magister (S2) Manajemen, pengembangan RPS difokuskan pada mata kuliah Manajemen Keuangan Strategi yang diampu oleh Dr. Ainun Jariah, S.E., M.M. serta Manajemen Pemasaran Strategi yang diampu oleh Dr. Tri Palupi Robustin, S.E., M.M.
Sementara itu, pada Program Studi S1 Manajemen, workshop diikuti oleh para dosen pengampu sejumlah mata kuliah strategis. Peserta terdiri atas Dr. Emmy Ermawati, S.E., M.M. (Strategi Persaingan Bisnis), Via Lailatur Rizky, S.E., M.M. (Kewirausahaan), Aji Prasetyo, S.E., M.M. (Manajemen Keuangan), dan Kartika Ayu Kinanti, S.E., M.M. (Akuntansi Manajemen).
Peserta lainnya yaitu Dr. Sukma Irdiana, S.E., M.M. (Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya), Hilda Mega Syahputri, S.E., M.M. (Sistem Pengendalian Manajemen), Nur Latifah Isnaini, S.E., M.M. (Perilaku Konsumen), serta Danang Wikan Carito, S.E., M.M. (Manajemen SDM 1).
Partisipasi serupa juga ditunjukkan oleh jajaran dosen dari Program Studi S1 Akuntansi dan S1 Informatika. Di lingkungan S1 Akuntansi, penyusunan RPS mencakup mata kuliah Akuntansi Perbankan yang dibina oleh Sochib, S.E., M.M., Ak., CA., Praktikum Audit oleh Heni, S.E., M.Akun., serta Akuntansi Keuangan Syariah oleh Alifi Tria Susanti, S.E., M.Akun.
Selain itu, pengembangan RPS juga mencakup mata kuliah Akuntansi Keuangan Menengah 1 oleh Deni Juliasari, S.E., M.Akun., serta Akuntansi Manajemen yang diampu oleh Riza Ramadhan, S.E., M.Ak. dan Ria Meilan, S.E., M.Ak. Adapun pada Program Studi S1 Informatika, penyelarasan kurikulum dilakukan untuk mata kuliah Algoritma Pemrograman bersama Cahyasari Kartika Murni, S.Kom., M.Kom. dan mata kuliah Internet of Things bersama Ir. Achmad Firman Choiri, S.Kom., M.Kom.
Melalui pendampingan ini, para dosen diharapkan dapat menghasilkan RPS yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran dan standar mutu akademik. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang berbagi pengalaman dan praktik akademik dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di perguruan tinggi.
Keterlibatan kepakaran dari S2 Manajemen Inovasi Sekolah Pascasarjana UNESA menegaskan komitmen dalam memperluas jejaring kolaborasi akademik. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan mutu pembelajaran perguruan tinggi secara berkelanjutan.***