Akselerasi Riset Kualitatif Berbasis AI S2 Manajemen Inovasi UNESA Dorong Transformasi Metodologi Penelitian
Keterangan Gambar : Dr. Hendry Cahyono S.E, M.E, saat memaparkan materi penggunaan AI dalam riset kualitatif.
Penulis : Rommy Mochamad Ramdhani
S2MI - Program Studi S2 Manajemen Inovasi Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Surabaya menyelenggarakan webinar bertajuk AI untuk Riset Kualitatif Dari Wawancara ke Temuan Penelitian pada Jumat 24 April 2026.
Kegiatan akademik ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dan calon mahasiswa mengenai integrasi teknologi kecerdasan buatan dalam metodologi penelitian kualitatif secara mendalam.
Ketua Pusat Studi Ekonomi FEB UNESA Dr Hendry Cahyono SE ME hadir sebagai narasumber utama untuk memaparkan materi mengenai siklus analisis data dinamis.
Beliau menjelaskan bahwa penelitian kualitatif memiliki sifat interaktif yang mencakup tahapan pengumpulan data hingga penarikan kesimpulan penelitian secara tuntas.
Penggunaan AI dalam riset ini diposisikan sebagai mitra berpikir yang efektif untuk mengakselerasi proses pengkodean data hasil lapangan.
Teknologi kecerdasan buatan membantu peneliti melakukan reduksi data dari puluhan halaman transkrip wawancara menjadi kode deskriptif dalam waktu singkat.
Sinergi antara kecerdasan manusia dan teknologi merupakan kunci utama dalam menghasilkan temuan riset yang akurat serta kredibel.
Strategi publikasi jurnal bereputasi menjadi materi tambahan yang sangat krusial bagi para peserta webinar yang dipandu oleh moderator Amelia Rossaliana Sari S.M.
Mahasiswa disarankan untuk menjaga indeks plagiasi di bawah sepuluh persen agar dapat menembus jurnal Sinta peringkat satu atau dua.
Melibatkan penulis mitra dari institusi luar negeri menjadi langkah strategis untuk meningkatkan nilai tawar artikel ilmiah di mata editor global.
Kebijakan ini selaras dengan semangat kemitraan global untuk mencapai tujuan pengembangan ilmu pengetahuan yang lebih luas secara kolektif.
Kerjasama antarpeneliti lintas lembaga akan mempercepat diseminasi inovasi dari lingkungan kampus ke panggung internasional.
Pemanfaatan kecerdasan buatan dalam penelitian kualitatif memberikan ruang lebih bagi peneliti untuk fokus pada interpretasi makna secara mendalam.
Efisiensi yang dihasilkan oleh teknologi digital akan meningkatkan daya saing akademisi Indonesia dalam kompetisi riset di tingkat global.
Inovasi metodologi riset ini menjadi fondasi penting bagi kemajuan ilmu manajemen dan organisasi pada masa depan.
Seluruh civitas akademika diharapkan terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi yang bergerak sangat cepat setiap harinya.
Penguasaan alat AI yang tepat akan membantu mahasiswa menyelesaikan studi mereka dengan hasil yang lebih berkualitas dan orisinal.
Webinar yang berlangsung melalui platform Zoom Meeting ini diikuti dengan antusias dengan diskusi interaktif antara narasumber dan mahasiswa, yang memperkaya pemahaman mengenai tantangan serta etika penggunaan AI dalam riset.
Setiap peserta mendapatkan panduan praktis mengenai cara menghindari halusinasi data saat menggunakan teknologi kecerdasan buatan dalam penelitian kualitatif.
Keputusan final dalam penarikan kesimpulan riset harus tetap berada di tangan peneliti untuk menjaga integritas akademik yang tinggi.
Komitmen bersama ini mempertegas posisi UNESA sebagai kampus yang selalu satu langkah di depan dalam bidang inovasi pendidikan.
Pengetahuan mengenai metodologi riset berbasis teknologi ini merupakan investasi berharga bagi calon magister dalam menyusun tugas akhir mereka.***
Editor : Rommy Mochamad Ramdhani